Selamat Datang di MediaNagaNews.Com ➤ Konsisten - Menyuarakan - Berkomitmen ➤ Semua Wartawan MediaNagaNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan.

Judi Meja Tembak Ikan BTK di Medan Utara Marak Beroperasi, APH Polsek Medan Labuhan Dan Polres Belawan Diminta Bertindak Tegas !



MEDIANAGANEWS.COM, BELAWAN - Warga Medan Utara khususnya Masyarakat Kelurahan Terjun dibuat semakin resah akhir-akhir ini. Pasalnya semakin banyaknya ditemukan markas permainan ketangkasan judi jenis tembak ikan terkhusus seperti yang terletak di Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun Medan Utara.


Telah diketahui berdasarkan hasil informasi yang berhasil dihimpun oleh para awak media ini, bahwa menurut Warga Sekitar adapun proses berjalan nya permainan judi di lokasi tersebut sangatlah marak terjadi.


"Biar tau bang ada puluhan titik judi tembak ikan diduga milik BTK yang terbesar wilayah Medan Utara, dan centralnya di Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun dan di duga milik AT alias BTK yang memang dikenal sebagai pengusaha judi yang terkenal cerdik dan licin di wilayah Medan Utara," cetus salah seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya itu.


Selain itu masyarakat sekitar lokasi judi juga telah diketahui sudah sering membuat pengaduan ke Kepolisian hingga ke pemerintahan setempat seperti Kepling, Lurah dan Camat, sampai ke kaum ibu-ibu disana. Namun miris setiap digerebek, terhitung dari satu hari hingga dua hari kedepannya, lokasi judi tembak ikan tersebut bukan nya jera atau tutup, malah buka kembali dan semakin leluasa untuk menguasai Kelurahan Terjun.


"Udah bolak balik kami laporkan ke Media bang, cuma setiap kali di grebek sepertinya terkesan ecek ecek bang, paling hanya tutup sehari atau dua hari saja, habis itu buka lagi, entah apa yang salah, mungkin dekingnya tahan banting atau kuat seperti kesatria baja hitam bang," beber salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi judi, Dono (40), dengan kharisma berwajah geram saat di wawancari oleh awak media, Jumat (17/06/2022).


Disamping itu banyaknya warga yang menyayangkan atas kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) setempat yakni jajaran Polsek Medan Labuhan bersama dengan Polres Belawan. Yang dimana ketika melakukan penindakan untuk merazia lokasi perjudian tersebut bukan pada saat sedang beroperasi namun pada saat posisi lokasi perjudian sedang tutup. Ada apa ini ?


Dono yang dikenal dengan nama samaran nya itu juga telah mengatakan bahwa setiap kali masyarakat melaporkan kejadian atas maraknya beroperasi lokasi perjudian tersebut, dalam hal ini APH setempat terkesan tidak menerapkan sikap yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan, sebagaimana dengan amanah yang telah disampaikan oleh Orang Nomor Satu di jajaran Kepolisian Republik Indonesia yakni Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mewujudkan Polri Presisi.


"Pernah kulihat kawan Abang orang Media langsung WA ke Kapolsek Medan Labuhan, jawabannya hanya terima kasih infonya. Cobaklah kalau seandainya dia langsung turunkan anggotanya saat di WA wartawan, pasti kedapatan lokasi judi yang sedang buka," kata Dono dengan penuh rasa kesal.


Menanggapi hal ini masyarakat pun menilai diduga kuat adanya terjadi pembiaran melihat penyakit masyarakat itu marak dan bebas beroperasi. Masyarakat juga menjadi was was karena takut pihak keluarganya terkhusus bagi anak-anak nya dikhawatirkan dapat terimbas untuk ikut serta dalam permainan segala bentuk perjudian tersebut yang mengakibatkan terjadinya tindak pidana pencurian/narkoba.


"Dimana ada lokasi judi meja tembak ikan, maka di sana juga banyak transaksi narkoba, dan jika judi berkembang pesat di wilayah Medan Utara ini, maka angka tindak kriminal pun pastis akan meningkat dan kami juga berharap kiranya bapak Kapolres Belawan dapat memberikan tindakan dan sanksi tegas kepada pengusaha judi yang bandel membuka usaha judinya di Medan Utara," pungkas Dono dengan penuh harap.


Sebelumnya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Akbar Simatupang melaui WA pribadinya saat dikonfirmasi oleh awak media terkait maraknya beroperasi judi di Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun mengatakan bahwa dirinya berjanji akan menindaklanjuti untuk meneruskan Konfirmasi ini kepada Kasat Reskrim.


"Terimakasih Atas Infonya Pak, akan kita Lakukan Penyelidikan." kata Kapolres. (Tim)