MEDIANAGANEWS.COM, MEDAN - Musyawarah Besar (Mubes) Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boruna Se-Indonesia Sedunia yang ke-XVI Tahun 2026 resmi dibuka. Adapun forum ini yang digelar pada Jumat (30/10/2026) menjadi sarana strategis guna mempererat tali silaturahmi antar sesama marga Sinaga dohot Boruna sekaligus merumuskan arah kebijakan, serta mengokohkan persatuan keluarga besar Marga Sinaga dohot Boruna di berbagai penjuru Indonesia.
Di pembukaan acara yang digelar, Ketua Panitia Mubes, Prof. Dr. Jon Piter Sinaga M.Kes, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang hadir. Tercatat sebanyak 157 Cabang dan 20 wilayah Se-Indonesia turut serta menghadiri Mubes PPTSB Ke-XVI.
Jon Piter memaparkan bahwa Mubes kali ini diselenggarakan secara hybrid (tatap muka dan daring) serta menerapkan konsep tanpa kertas (paperless) guna beradaptasi dengan era digital. Kendati mengakui masih ada celah kekurangan dalam aspek persiapan, pihaknya berkomitmen menjadikannya sebagai bahan evaluasi demi kemajuan PPTSB ke depan. Menurutnya, partisipasi luas dari Aceh hingga Papua ini membuktikan makin kokohnya ikatan kekeluargaan Toga Sinaga dan Boru.
“Mari kita jaga dan rawat persaudaraan ini agar PPTSB semakin solid serta mampu memberi dampak nyata bagi seluruh anggotanya,” ujar Jon Piter.
Pesan Ketum Edison Sinaga: Hindari Kubu-kubuan, Jaga Aset Organisasi
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PPTSB Ir. Edison Sinaga mengajak seluruh anggota untuk menjauhi pola pikir terkotak-kotak atau polarisasi kelompok. Dengan jangkauan di sekitar 20 provinsi, 157 kabupaten/kota, serta estimasi anggota mencapai lebih dari satu juta orang, PPTSB dipandang memiliki basis massa yang sangat potensial jika dikelola secara padu.
Selain isu persatuan, Edison menggarisbawahi pentingnya kemandirian finansial dan aset. Saat ini, PPTSB telah memiliki aset berupa tanah, gedung kantor, serta Wisma Tosin di atas lahan seluas 5.297 meter persegi. Aset-aset tersebut resmi dibaliknamakan atas nama organisasi pada Desember 2024 berkat perjuangan para pengurus terdahulu, termasuk Saibun.
Edison memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada para pengurus wilayah dan cabang yang rela menempuh perjalanan berat belasan jam demi hadir di lokasi Mubes. Ia mengingatkan agar kerja keras tersebut tidak ternodai oleh perbedaan pandangan saat bermusyawarah.
“Jangan sampai pengorbanan menghadiri Mubes ini berujung pada keretakan. Siapa pun yang kelak terpilih menjadi pimpinan, keutuhan PPTSB harus tetap berada di atas segalanya,” pukas Edison.
Melalui Mubes XVI ini, PPTSB diharapkan semakin matang dalam konsolidasi internal, tangguh dalam pengelolaan aset, serta siap memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa.
Apresiasi Pemprov Sumut dan Pentingnya Peran Generasi Muda
Mewakili Penjabat Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Nasution, Agustinus Panjaitan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah tersebut. Ia menegaskan bahwa Mubes bukan sekadar agenda memilih pengurus atau merancang program, melainkan wadah menyatukan visi dan mengevaluasi perjalanan organisasi.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menganggap PPTSB memegang peran penting dalam memelihara struktur kekeluargaan serta melestarikan warisan nilai adat budaya. Agustinus juga mendorong PPTSB untuk melibatkan generasi muda secara aktif agar nilai-nilai luhur, seperti penghormatan kepada orang tua, gotong royong, dan kepedulian sosial tetap terjaga.
Dukungan dari organisasi adat seperti PPTSB dinilai sangat krusial dalam mendukung kemajuan daerah, selaras dengan visi pembangunan provinsi, yaitu Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Acara pembukaan Mubes PPTSB Ke-XVI Se-Indonesia Sedunia Tahun 2026 ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Panitia Prof. Dr Jon Piter Sinaga M.Kes, Ketum PPTSB Ir. Edison Sinaga, Waketum 1 PPTSB Sairon Sinaga, Ketua Dewan Pembina PPTSB Pusat Mangihut Sinaga SH MH, perwakilan dari Gubernur Sumut Agustinus Panjaitan, beserta dengan para pengurus PPTSB Se-Indonesia Sedunia lainnya dari berbagai daerah dan seluruh jajaran panitia. (Rio-PR)





